Tuesday, August 7, 2012

Boyband vs.Bandboy Part.3


Basecamp Westlife
Westlife dan Jade sampai di basecamp mereka. Shane langsung masuk kedalam diikuti oleh Nicky, Kian, Brian, Jade dan Mark. Shane langsung menjauhkan diri ke atas sofa.
“Shane… gue dataaaaaaaangggg!!” teriak Nicky.
Shane belum sempat berdiri. Nicky sudah meloncat keatas badan Shane. Kian mengikuti Nicky, begitu juga Brian.
“Toloooooong!!! Gue ga bisa nafas!!”
Mark mengeleng – gelengkan kepalanya. Ia lalu berjalan mendekati tumpukan teman – temannya itu.
“Kalian ini, mainannya masih kayak anak – anak. Ga inget umur apa?! Malu lagian ada Jade juga lu malah kayak gini?!” Mark mengomel seperti ibu tiri. Mark lalu menoleh kearah Jade. “Iyakan Jade??” kata Mark sambil tersenyum.
Jade membalas tatapan Mark dengan wajah tanpa ekspresi. Lalu Jade langsung pergi ke dapur.
“Ah, Mark, biasanya juga lu ikutan!” kata Brian sambil berdiri.
“Iya, Mark! Mentang – mentang ada Jade lu jadi jaim” kata Kian setelah ia berdiri.
“Nah itu dia, gue jaim aja masih galak sama gue, gimana kalo gue kayak kalian??”
“Siapa tau dia suka sama cowo yang ga ada jaim – jaimnya?! Who’s knows??” Nicky ikut berkomentar.
“Woi Nick!! Kalo mau ngobrol berdiri dulu!! Berat tau badan lu!!” teriak Shane yang masih tertimpa badan Nicky.

Basecamp The Skippers
Heejun menaruh gitar Phillip dipundaknya dengan posisi seperti memegang biola. Tangan kanannya memegang stik drum milik Cory. Ia lalu berlaku seperti orang yang sedang bermain biola. Heejun berjalan mendekati Jay yang sedang membaca Koran.
“Misi mas, numpang ngamen…” kata Heejun.
“Maaf ga ada uang kecil!” jawab Jay.
“Uang gede juga ga papa…”
Phillip datang sambil membawa botol plastic yang berisi beras.ia lalu mengocok botol itu sehingga menghasilkan nada yang tidak beraturan. Phillip lalu bernyanyi bersama Heejun. Saat mereka sedang bernyanyi, tiba – tiba Cory datang sambil membawa peluit dan stik drum yang dipegang seperti tongkat satpam.
“PRRRRIIIIIIIT…..”
“Waaaaaaa…… ada TRANTIP, ada TRANTIP!! Kaburrrrr…!!” teriak Heejun dan Phillip sambil berlari.
“Woi,,, awas lu jangan kabur!!” teriak Cory sambil mengejar mereka berdua.
Phillip, Heejun dan Cory berlarian didalam ruangan. Jay tertawa terbahak – bahak melihat permainan mereka. Colton yang sedang menelpon dikamarnya merasa terganggu.
“Aduh berisik banget sih! Bentar ya…”
Colton lalu keluar dari kamarnya. Saat Colton keluar, Heejun yang memanggul gitar dipundaknya, berbelok didepan kamar Colton sehingga gitarnya mengenai wajah Colton.
“HEEEEEEJUUUUUUUN… masalah kita yang tadi pagi belum selesai, lu udah bikin gue ngamuk lagi!!! Lu juga ngapain sih bikin ribut mulu dirumah!! Ga tau apa gue lagi nelpon!!” teriak Colton.
Tepat pada saat itu, Heeseung datang dari lantai atas. Heejun, Phillip, Jay dan Cory langsung berlari bersembunyi dibelakang Heeseung.
“Eh, lu pada kenapa sih?? Gila jangan massal kenapa??” kata Heeseung bingung.
“Itu, Colton lagi dapet!!” kata Cory.
“Iya, Oppa! Tuh dia lagi ngamuk – ngamuk!” kata Phillip.
“PP, sejak kapan lu pake rok?? Oppa itu buat cewe manggil cowo yang lebih tua!!” kata Heejun.
“Oh, salah ya?!” kata Phillip polos.
“Iya salah!!” kata Jay.
“Kenapa jadi lu yang bilang salah?? Yang Korea kan gue??” sahut Heejun.
“Udah, lu daripada ribut mending packing. Kita mau pergi sebulan.” Heeseung menengahi.
“Emang kita mau tur??” kata Colton yang sudah mulai tenang.
“Ah, udah! Entar aja gue kasih tau. Yang penting packing dulu.”

Basecamp Westlife
“Hah?! Packing buat sebulan?! Hore kita tur lagi!!” teriak Nicky, Kian, Brian, Shane dan Mark bersamaan sambil meloncat kesenangan.
“Daripada lu semua loncat – loncatan, mending lu semua cepetan packing jadi nanti ga ada yang ketinggalan.” Kata Jade
“SIAP!!” Nicky, Kian, Brian, Shane dan Mark bersamaan seperti tentara yang sedang berbaris.
Nicky, Kian, Brian, dan Shane langsung menuju kamar mereka untuk packing. Hanya Mark yang tetap disitu bersama Jade.
“Jade, entar malam lu tidur dikamar gue aja. Kamar gue paling bersih, yang lain pada berantakan.”
“Iya, gue udah tau! Ronan udah bilang sama gue! Oh iya, kata Ronan, kamar lu itu bersih soalnya lu jarang tidur dikamar gara – gara lusering ketiduran di sofa!” kata Jade datar.
Jade lalu pergi ke dapur. Nicky keluar dari kamarnya kemudian ke gudang. Kian pergi kekamar mandi. Tiba – tiba Brian keluar dari kamarnya sambil membawa boxer berwarna ungu muda.
“Mark, ini punya lu ya??” Tanya Brian.
“Bukan, punya Kian kali?? Dia kan roommate lu.”
“Apaan punya gue?!” Kian yang baru keluar dari kamar mandi bingung.
“Itu boxer ungu” kata Mark sambil menunjuk kearah Brian.
“Bukan, coba Tanya Nicky, dia kan suka pake yang aneh – aneh!” jawab Kian.
Nicky datang dari gudang dengan membawa kopernya.
“Nick, boxer ini punya lu ya??” Tanya Brian
“Enak aja, Boxer gue ga ada yang warna ungu! Kalo gambar spongebob ada!”
Shane membuka pintu kamarnya. Lalu keluar dari kamarnya.
“Maaf kawan – kawan! Boxer itu punya saya! Hahaha…” kata Shane sambil mengambil boxernya lalu berlari masuk kekamarnya lagi.
Nicky, Kian, Brian dan Mark mengeleng – gelengkan kepalanya.

Basecamp The Skippers
Colton berkeliling basecamp mencari Phillip. Ia lalu menuju kamar Phillip dan Heejun. Didalam kamar, Heejun sedang duduk didepan koper besar berwarna hitam.
“Heejun, lu liat PP ga??”
“Ga tuh!”
“Lu udah selesai packingnya?? Cepet banget!”
“Udah dong! Lu mau liat apa yang gue bawa??”
Heejun kemudian membuka koper hitam itu. Begitu koper dibuka, Phillip langsung meloncat keluar hingga Colton kaget.
“Woi, lu berdua kapan warasnya sih?! Ngerjain gue aja lu kerjanya?!” kata Colton kesal.
“Huahahahahahahahahaha…” Phillip dan Heejun tertawa terbahak – bahak.

MALAM HARINYA…
Di basecamp Westlife dan The Skipper, seluruh personil sudah tertidur.

Basecamp Westlife
Di keheningan malam, 6 orang berpakaian ala ninja masuk dengan cara mangendap – endap. Mereka mengikat Nicky, Kian, Brian, Shane dan Mark dalam keadaan tidur dan membawa mereka satu persatu. Nicky, Kian, Brian sempat mencoba melawan, tetapi ninja – ninja tersebut mengancam Nicky, Kian, dan Brian. Hanya Shane dan Mark yang masih pulas tertidur. Ninja – Ninja itu menutup wajah para personil Westlife dengan kain berwarna hitam lalu membawa mereka masuk kedalam mobil. Karena Shane dan Mark masih tertidur, mereka berdua terpaksa di angkat menuju kedalam mobil. Saat sedang menganggkat Mark, salah seorang ninja tidak sengaja membuat Mark terjatuh. Anehnya, Mark masih tertidur pulas.
Basecamp The Skippers.
6 orang yang tadi menculik personil Westlife mendatangi basecamp The Skippers. Mereka melakukan hal yang sama pada The Skipper. Sayangnya, saat sedang mencoba mengikat Jay, Jay terbangun. Jay melawan mereka dengan jurus karatenya. Ninja – ninja itu pun kewalahan menghadapi Jay. Mereka akhirnya harus menyerang Jay bersama – sama.  

BEBERAPA JAM KEMUDIAN DI SEBUAH PULAU TERPENCIL
Personil Westlife dan The Skippers ditempatkan dalam satu ruangan. Mereka masih mengunakan kain penutup kepala. Saat penutup kepala mereka dibuka, semua, kecuali Mark dan Shane yang masih tertidur, kaget. Didepan mereka, Jade dan Heeseung sedang berdiri bersama seorang yang tidak mereka kenal.
“Aduh, kebiasaan nih dua makhluk.” Kata Jade kesal.
Jade lalu mengambil ember yang berisi air, lalu menyiramkannya pada Shane dan Mark. Mereka berdua langsung bangun.
“Kok gue basah?! Siapa yang berani ngiket gue?!” teriak Shane kaget.
“Hai Jade! Dua pagi berturut – turut lu adalah orang pertama yang gue liat! Jangan – jangan kita jodoh??” kata Mark.
Jade langsung menutup wajah Mark dengan ember yang masih dipegangnya.
“Riseung, kenapa kita pada diculik?? Jangan – jangan kita mau dijual lagi?? Eomma, appa hyung nappeun. Masa dongsaenginya yang aegyo nan kyeopta mau dijual (Mama… Hyung jahat, masa dongsaengnya yang lucu dan imut ini mau dijual)!!! Huaaaaa… dowajuseyo… (tolong…)” teriak Heejun.
Cory, Colton, Phillip, dan Jay mencoba menutup telinga mereka dengan bahu karena tangan mereka terikat. Nicky, Brian, dan Kian melakukan hal yang sama. Sedangkan Mark malah bersenandung dari dalam ember. Shane terlihat kesal.
“WOI, BISA DIEM GA SIH LU?!?! Dasar cina!!” teriak Shane pada Heejun.
“Naneun cina animnida, nanaeun hanguk imnida (gue bukan orng cina, tapi orang korea)”
“WOI,GUE BILANG DIEM YA DIEM!! UDAH TERIAK – TERIAK, PAKE BAHASA GA JELAS LAGI!!” Shane tambah marah.
“…” Heejun terdiam ketakutan.
“Hehehe, emang enak tuh bocah! Ga tau dia kalo Shane baru bangun tidur itu kerjanya marah – marah” bisik Nicky pada Brian dan Kian yang ada disebelahnya.
“Shane kalo bangun tidur ngamuknya bisa ngelebihin Hulk!” Kian berbisik
“Puas banget Nicky kayaknya” Brian juga berbisik.
Salah seorang maju kedepan mereka.
“Pagi, kalian pasti semua kaget karena tiba – tiba ada ditempat ini. Gue Ryan Seacrets, host reality show Boyband vs. Bandboy,. Kalian ada disini karena Westlife dan The Skippers terpilih ikut dalam acara ini.”
“Loh, kok kita yang terpilih??” Tanya Colton bingung.
“Soalnya, personil Westlife semua bisa main alat music dan personil The Skippers semua bisa nyanyi.” Ryan menjelaskan.
“Terus hubungannya?!” Tanya Jay bingung.
“Nanti kalian juga tau.” Jawab Jade.
“Sekarang ita lagi ada di pulau yang Cuma ada resort ini, dibelakang resort ada hutan, didepan ada pantai. Disini juga ada lapangan futsal.” Ryan menjelaskan
Tiba – tiba masuk Karen, dan seorang lagi.
“Ini Karen Jung, koreografer dan stylish, dan ini Matthew Morrison, vocal coach kalian.” Kata Heeseung.
“Weks, Mr. Matt?!” Cory kaget.
“Kenapa kaget lu??” Tanya Colton.
“Itu guru kita berdua, bertiga sama Heeseung, pas SMA!!” jawab Jay.
“What?!” Phillip dan Colton kaget.
Matthew lalu melihat kearah Cory. Lalu ia kaget.
“Aduh, kenapa kamu ga bilang kalau ada dia?!” Matthew berbisik pada Heeseung.
“Hehehehe, surprise!” kata Heeseung sambil tersenyum lebar.
“Heh, udah jangan dibahas dulu.” Kata Ryan.
“Ngomong – ngomong kita kapan dilepasnya ini??” Tanya Kian.

Setelah Westlife dan The Skippers dilepas
Westlife dan the Skippers menganti baju mereka. Sementara Jade dan Heeseung meeting dengan kru, mereka berkeliling di sekitar Resort. Nicky berkeliling sambil membuka twitternya lewat HP.
On Twitter:
@nickybyrneoffic: Yes, akhirnya ada juga yang ngebales dendam gue!! @ShaneFilan79  #ReverangeStartedByShane #ThankYouShane #ShaneIsMyHero
@ShaneFilan79: @nickybyrneoffic SIAPA LU?!?!
@nickybryneoffic: *hening* #ShaneStillMyHero RT@ShaneFilan79: @nickybyrneoffic SIAPA LU?!?!

Back to “Normal” world
Phillip, Cory, Jay, Heejun dan Colton berkeliling bersama. Phillip dan Colton berjalan didepan. Jay dan Cory dibelakang mereka. Sedangkan Heejun agak jauh dibelakang.
“Gue masih penasaran, tadi yang lu bilang guru lu, Cory sama Heeseung, kok kaget banget liat Cory?!” Tanya Phillip penasaran.
“Tapi kalo gue bilang bukan kaget, tapi cenderung takut, serem sama panic yang digabung jadi satu.” Colton menambahkan.
“Itu…”
Belum sempat Jay menjawab, Cory sudah menutup mulut Jay.
“Itu gara – gara pas SMA, Cory itu anak ekskul kesenian gitu. Pas lagi latihan nyanyi pake koreo, tangan Cory kena hidungnya Lea sampai patah. Seminggu kemudian, gantian korbannya si Mr. Matthew, matanya bonyok!” Heejun dari belakang berteriak.
“Hahahahahahahahhaha…” Phillip dan Colton tertawa bersama.
“Aduh, gue lupa! Tuh bocah juga tau ceritanya! Apes… apes…” kata Cory.
“Eh, tunggu! Lea yang Heejun maksud itu, Lea Michele, cewenya Cory?!” Tanya Colton.
“Iya, Lea yang mana lagi!” jawab Jay.
“Hahaha, kok masih mau ya sama orang yang matahin hidungnya?!” kata Phillip.
“Lea itu sebenernya sukanya ma Heeseung. Cuma berhubung Heeseung kerjanya belajar terus, makanya Lea jadian sama Cory. Eh, keterusan sampai 6 tahun.” Jelas Jay.
“Tadinya Lea sebenernya sukanya sama gue, soalnya gue itu mirip sama Riseung, cakepnya, pinternya, baiknya, semuanya. Cuma, gue itu masih SMP, jadi gue tolak deh dia! Akhirnya jadi milih Cory dia. Hahahaha…” sambung Heejun.
“Gue aja sampai sekarang belum yakin lu itu adiknya Heeseung!” kata Cory datar.
“Hahahahahaha…” Phillip, Jay, dan Colton tertawa.
“Masa masih diragukan sih kalo gue adiknya Riseung?! Liat muka mirip begini?!” kata Heejun sedikit kesal.
“bukan masalah miripnya, tapi muka lu lebih cocok jadi kakaknya heeseung, daripada adiknya! Hahaha…” kata Jay.

No comments:

Post a Comment